16 Rekomendasi Pembersih Cat Tembok di Lantai: Dari Terlemah ke yang Terkuat

pembersih cat tembok di lantai

Memilih pembersih cat tembok di lantai yang ingin digunakan haruslah selektif supaya terhindar dari rasa frustasi akibat kesulitan membersihkan noda membandel.

Terlebih lagi jika Anda ingin membersihkan lantai rumah yang sudah direnovasi atau pindahan ke rumah baru.

Menghilangkan cat di keramik dengan apa? Ada banyak pilihan pembersih cat tembok di lantai, mulai dari bahan alami seperti air hangat dan sabun cuci piring, minyak zaitun, minyak kelapa, cuka, baking soda, lemon, hingga minyak kayu putih yang aman namun bekerja lebih lambat.

Ada juga pilihan yang lebih cepat seperti alkohol isopropil atau Daykit yang efektif tanpa merusak lantai, sampai pelarut kuat seperti aseton, thinner, turpentin, bahkan metanol, xylene, dan MEK untuk kebutuhan industri.

Namun perlu diketahui, pemilihan bahan pembersih cat di keramik yang tepat didasarkan pada jenis cat, bahan lantai, tingkat keamanan, dan toleransi Anda terhadap bau maupun bahan kimia.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi cairan pembersih lantai bekas cat yang bisa Anda gunakan beserta cara menghilangkan bekas cat beserta perbandingannya.

 

Rekomendasi Pembersih Cat Tembok di Lantai

Setiap noda cat punya karakter yang berbeda. Ada yang bisa diangkat dengan bahan ringan, ada juga yang perlu tenaga ekstra.

Yuk kita bahas satu per satu rekomendasi cairan pembersih cat paling ampuh mulai dari yang terlemah hingga yang paling kuat.

1. Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

Paduan sabun cuci piring dan air panas bisa jadi solusi cepat untuk penghilang noda cat di keramik berbasis air.

Suhu air membantu melonggarkan cat, sementara sabun mengangkatnya dari permukaan lantai.

Cara penggunaannya yaitu cukup tuangkan air hangat dan sabun cuci piring, lalu gosok perlahan dengan spons kasar atau sikat gagang panjang.

Metode ini tergolong murah, aman, dan mudah dilakukan karena bahan-bahannya tersedia di rumah.

Namun, perlu diketahui bahwa pembersih cat tembok di lantai ini kurang efektif untuk membersihkan cat berbasis minyak atau noda yang sudah lama menempel.

2. Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa juga digunakan sebagai bahan pembersih keramik dari noda cat ringan di lantai setelah renovasi maupun pindahan.

Caranya dengan mengoleskan minyak ke kain lalu gosok ke area cat. Lalu diamkan selama 1-2 jam sebelum dibersihkan ulang.

Pembersih cat tembok di lantai ini termasuk mudah ditemukan, aman digunakan bahkan di dapur, tidak meninggalkan bau, dan bisa bikin lantai tampak mengkilap.

Namun, kekurangannya adalah harganya yang relatif tinggi dan kurang efektif untuk mengatasi noda cat yang sudah keras atau membandel.

3. Minyak Kelapa

Siapa sangka minyak kelapa bisa jadi cairan penghilang cat di keramik.

Meski tidak bekerja secara instan, minyak kelapa bisa membantu melembutkan dan melonggarkan cat berbasis minyak atau emulsi yang menempel di lantai.

Caranya, cukup tuangkan minyak kelapa secukupnya ke permukaan yang terkena cat, ratakan, lalu diamkan selama 2–3 jam. Setelah itu, gosok dengan kain kering hingga cat mulai terkelupas.

Metode ini sangat aman, bahkan jika disentuh anak-anak, tidak merusak permukaan, dan memberikan efek mengkilap pada lantai.

Hanya saja pembersih cat tembok di lantai ini hasilnya tidak instan, butuh waktu lama untuk bekerja, dan bisa membuat lantai jadi licin.

Solusi ini cocok bagi Anda yang mengutamakan bahan alami daripada langsung menggunakan bahan kimia.

4. Cuka Apel

Cuka apel bisa jadi pilihan yang bagus untuk cairan pembersih cat dinding di lantai karena aromanya lebih lembut dari cuka putih dan bersifat anti bakteri.

Cara penggunaannya dengan menyemprotkan langsung ke area yang terkena cat, kemudian diamkan beberapa saat dan gosok dengan kain bersih atau spons.

Produk ini aman untuk semua jenis lantai, tidak menimbulkan bau menyengat seperti cuka putih, dan bisa digunakan secara rutin.

Meski demikian, harganya cenderung lebih mahal dan daya angkatnya terhadap noda cat tidak sekuat cuka putih.

5. Baking Soda

Baking soda atau yang dikenal juga sebagai soda kue adalah obat pembersih keramik kasar yang aman dan multifungsi.

Daya abrasifnya yang lembut bisa membantu mengikis lapisan tipis cat tembok tanpa merusak permukaan lantai.

Anda cuma perlu mencampurkan 3 sendok makan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta, kemudian oleskan ke area bernoda.

Diamkan selama 15–20 menit, kemudian sikat perlahan menggunakan sikat gigi bekas atau spons kasar.

Metode ini tidak menyebabkan goresan, aman digunakan di area seperti dapur dan kamar mandi, serta bisa dipadukan dengan cuka putih untuk hasil pembersihan yang lebih kuat.

Hanya saja pembersih cat tembok di lantai ini kurang begitu efektif untuk noda cat yang benar-benar mengeras dan prosesnya pun butuh waktu serta kesabaran.

Namun, efektivitasnya berkurang pada cat yang sudah sangat keras atau mengelupas, dan prosesnya membutuhkan waktu serta kesabaran.

6. Lemon

Kandungan Asam Sitrat di lemon membuatnya mampu mengangkat noda termasuk cat yang belum terlalu keras. Inilah alasan kenapa lemon kadang dijadikan cairan pembersih cat di keramik.

Caranya dengan memeras air dari satu buah lemon, campurkan dengan sedikit air panas, lalu tuangkan langsung ke atas noda.

Diamkan selama 10-15 menit, kemudian gosok dengan spons kasar hingga noda mulai terangkat.

Metode ini menawarkan wangi alami yang menyegarkan dan aman digunakan pada permukaan seperti keramik, granit, atau marmer.

Namun, lemon kurang efektif untuk mengatasi cat berbasis minyak dan harganya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan bahan seperti cuka atau baking soda.

7. Cuka Putih

Cuka putih adalah bahan dapur yang termasuk bagus digunakan sebagai pembersih keramik bekas cat berbasis air di lantai.

Sifat asam alaminya dapat membantu melemahkan daya rekat cat di permukaan lantai, terutama jika cat belum terlalu lama mengering.

Cukup tuangkan langsung ke permukaan yang bernoda, diamkan selama 10–15 menit agar meresap ke dalam cat, lalu gosok perlahan dengan spons kasar atau sikat lantai.

Cuka aman digunakan di sekitar anak-anak dan hewan peliharaan, ramah lingkungan, serta mudah ditemukan di dapur dengan harga terjangkau.

Meski begitu, bahan ini kurang efektif untuk membersihkan cat minyak atau noda yang sudah lama mengering, dan sering kali membutuhkan tenaga ekstra saat proses penggosokan.

8. Minyak Kayu Putih

Minyak kayu putih punya kemampuan melarutkan minyak dan zat lemak, sehingga dapat membantu mengangkat cat berbasis minyak dari keramik.

Cukup teteskan langsung ke kain lap, lalu gosokkan ke area bernoda dengan gerakan melingkar hingga cat mulai luntur.

Keunggulannya, minyak ini aman digunakan tanpa sarung tangan, memiliki aroma harum yang menenangkan, dan tidak merusak permukaan.

Hanya saja pembersih cat tembok di lantai ini kurang ampuh untuk cat yang tebal dan keras, serta membutuhkan jumlah yang cukup banyak jika digunakan pada area yang luas.

Bahan alami seperti cuka, baking soda, lemon dan minyak kayu putih untuk pembersih cat tembok di lantai secara alami

9. Daykit Pembersih Cat Tembok di Lantai

Daykit adalah produk khusus yang diformulasikan untuk mengangkat cat tembok dari permukaan lantai, terutama keramik.

Produk Daykit digunakan sebagai pembersih cat tembok di lantai keramik dengan hasil bersih maksimal

Lihat Detail Produk

Dirancang sebagai solusi antara bahan alami dan pelarut keras, Daykit bekerja efektif untuk menghapus noda cat membandel. Bahkan yang sudah mengering tanpa merusak lantai dan meninggalkan bau menyengat.

Cukup tuangkan Daykit langsung ke permukaan lantai yang terkena cat. Diamkan selama 3–5 menit agar formula aktifnya meresap dan melemahkan cat.

Gosok perlahan dengan spons kasar atau kain lap, lalu bersihkan dengan air bersih.

Produk sangat aman digunakan di rumah, tidak merusak permukaan lantai seperti keramik, granit, atau marmer, tidak menimbulkan bau menyengat seperti thinner, dan bekerja cepat tanpa perlu tenaga ekstra.

Meski begitu, produk pembersih cat tembok di lantai ini belum tersedia di semua supermarket, sehingga hanya bisa ditemukan di toko tertentu atau secara online.

10. Alkohol Isopropil

Alkohol isopropil (70–99%) adalah cairan serbaguna yang juga bisa digunakan untuk cairan penghilang cat di keramik. Efeknya cukup ringan tapi tetap efektif, terutama untuk cat lateks atau emulsi.

Cukup tuangkan alkohol ke kain, gosokkan ke area yang bernoda, biarkan beberapa menit agar meresap, lalu lap hingga bersih.

Keunggulan alkohol adalah tidak terlalu berbahaya dibandingkan thinner, tidak meninggalkan bekas mengkilap atau merusak permukaan, dan bisa digunakan berulang kali.

Hanya saja, alkohol tidak cukup kuat untuk mengangkat cat minyak, serta membutuhkan waktu dan tenaga ekstra dalam proses pembersihan.

11. Turpentin

Meski termasuk pelarut alami dari getah pohon pinus, turpentin lebih “lembut” dibanding thinner atau metanol.

Ia sering digunakan oleh pelukis untuk membersihkan kuas dari cat minyak, jadi bisa juga digunakan untuk pembersih cat tembok di lantai.

Cara penggunaannya dengan mencelupkan kain ke dalam turpentin, gosok perlahan pada area yang terkena cat, diamkan beberapa menit, lalu bersihkan sisa cat dengan tisu kering.

Keunggulan turpentin terletak pada keamanannya yang relatif lebih baik dibanding pelarut kimia lain, serta kemampuannya membersihkan tanpa merusak permukaan.

Meski begitu, aromanya tetap menyengat dan harganya cenderung lebih mahal dibanding thinner.

Produk ini cocok bagi Anda yang mencari alternatif yang lebih kuat dari bahan alami, namun tetap ingin menghindari risiko tinggi dari bahan kimia keras.

12. Aseton

Aseton merupakan pelarut cat kuat yang biasanya ditemui di campuran penghapus kuteks.

Bahan ini sangat efektif untuk melunturkan cat berbasis minyak atau cat akrilik yang sudah mengering.

Cukup tuangkan aseton secukupnya ke kain bersih, gosokkan langsung ke noda cat dengan tekanan sedang, biarkan beberapa detik agar pelarut bekerja, lalu bersihkan sisa cat yang mulai melunak.

Aseton bereaksi cepat dan mudah ditemukan di toko kosmetik maupun bangunan.

Namun, perlu kehati-hatian saat menggunakan pembersih cat tembok di lantai ini karena baunya menyengat, mudah terbakar, dan bisa merusak permukaan tertentu seperti lantai kayu atau vinyl.

Penggunaan aseton sebaiknya dilakukan di area dengan ventilasi baik dan menggunakan sarung tangan untuk keamanan.

13. Thinner

Thinner adalah pelarut cat profesional yang biasa digunakan oleh tukang bangunan. Ia mampu menguraikan cat tembok yang paling kuat sekalipun.

Jadi, jika Anda bertanya, “Apakah thinner bisa merontokkan cat?” Jawabannya ya, bisa dan dengan sangat cepat.

Caranya basahi kain kasar atau lap bekas dengan Thinner, gosokkan pada noda cat, diamkan beberapa menit agar cat terangkat, lalu bersihkan sisa residu dengan air sabun hangat.

Keunggulannya terletak pada kecepatannya dalam bekerja dan ketersediaannya yang luas di toko bangunan.

Hanya saja Thinner lebih gampang menguap, baunya tajam, bahaya bagi anak-anak dan hewan, serta membuat permukaan lantai jadi tampak kusam.

Saat menggunakan bahan pembersih cat tembok di lantai ini, pastikan Anda memakai sarung tangan, masker, dan sirkulasi udara di area penggunaan maksimal.

14. Metanol

Metanol sering digunakan dalam pelarut industri dan juga bisa membantu melarutkan cat berbasis minyak di permukaan lantai.

Namun, bahan ini harus digunakan dengan sangat hati-hati karena toksisitasnya cukup tinggi.

Oleskan metanol menggunakan kuas kecil atau lap basah langsung ke area cat yang ingin dibersihkan.

Biarkan beberapa saat agar larutan bekerja, lalu gosok dengan cepat untuk mengangkat noda.

Meskipun metanol bekerja cepat dan hanya membutuhkan sedikit produk, penggunaannya harus sangat hati-hati karena bersifat beracun dan berbahaya jika terhirup atau terserap kulit.

Oleh karena itu, disarankan memakai alat pelindung lengkap saat menggunakannya.

Kami hanya merekomendasikan pembersih cat tembok di lantai ini jika Anda sudah terbiasa menggunakan pelarut industri atau memiliki pengetahuan dasar tentang penggunaannya.

15. Xylene

Xylene seringkali digunakan untuk membersihkan peralatan dari sisa cat industri. Sangat cepat dan efektif mengangkat cat tembok di permukaan lantai.

Caranya dengan mengoleskan Xylene ke lantai menggunakan kain tebal atau spons kasar, kemudian diamkan beberapa saat sebelum menggosok dengan kuat. Proses ini dapat diulang jika noda masih belum hilang.

Bahan ini sangat efektif dan bekerja cepat untuk cat industri atau cat berbasis minyak, serta cocok digunakan untuk area yang luas.

Cuma penggunaannya sangat beracun jika terhirup atau terserap kulit.

Jadi harus dilakukan di tempat dengan ventilasi sangat baik dan wajib menggunakan alat pelindung lengkap untuk menjaga keamanan.

16. Methyl Ethyl Ketone (MEK)

MEK merupakan bahan kimia kuat yang sangat cepat menguap dan digunakan secara profesional untuk melarutkan lem, resin, dan cat.

MEK (Methyl Ethyl Ketone) adalah pelarut yang sangat ampuh untuk menghilangkan cat tebal dan kering, terutama pada lantai berbahan keras seperti keramik atau beton.

Cara penggunaannya dengan mengaplikasikan MEK pada area kecil menggunakan kuas atau kain. Jangan biarkan terlalu lama, lalu gosok dengan cepat dan segera keringkan.

Produk pembersih cat tembok di lantai ini bekerja dalam hitungan detik, namun perlu kehati-hatian ekstra karena sangat mudah terbakar dan toksik.

Oleh karena itu, MEK tidak disarankan untuk penggunaan rumah tangga biasa dan harus disimpan jauh dari jangkauan anak-anak.

Jika Anda memilih MEK, kami sarankan untuk berkonsultasi dulu dengan tenaga profesional. Karena ini bukan produk yang dijual bebas di supermarket biasa.

Ilustrasi keamanan saat memakai bahan kimia kuat untuk membersihkan cat tembok di lantai

Bagaimana Menentukan Pilihan Pembersih Cat yang Tepat?

Perbandingan bahan alami, produk khusus, dan bahan kimia sebagai pembersih cat tembok di lantai

Kami tahu, dari banyaknya pilihan pembersih cat tembok di lantai sebelumnya, Anda mungkin bingung harus mulai dari mana. Karena itu, kami buat panduan ringkas berdasarkan kondisi Anda:

  • Jika Anda mengutamakan bahan alami, mau sedikit ribet campur-campur bahan, dan punya tenaga ekstra menggosok noda cat, Anda bisa memakai cuka putih, baking soda, lemon, minyak kelapa, minyak zaitun, cuka apel, atau minyak kayu putih.
  • Jika Anda butuh pembersih bahan alami yang tetap ampuh, aman untuk anak dan hewan peliharaan, tidak mau ribet campur bahan, mau yang baunya harum, serta tak mau terlalu capek menggosok noda cat. Anda bisa pakai pembersih cat dari brand Daykit. Cek produknya disini.
  • Apabila Anda menoleransi bahan kimia, tak ada anak kecil maupun hewan peliharaan di rumah, mau sedikit ribet campur bahan, dan tak masalah dengan bau yang sedikit menyengat. Maka gunakanlah Alkohol Isopropil atau campuran sabun cuci piring dan air hangat.
  • Jika Anda butuh pembersih bahan kimia yang sedikit kuat dan kurang mementingkan estetika warna permukaan lantai. Anda bisa memakai Aseton atau Thinner.
  • Jika Anda butuh pembersih bahan kimia sangat kuat untuk kebutuhan industri, maka Anda bisa menggunakan Metanol, Xylene, atau MEK. Hanya saja penggunaannya harus sangat hati-hati.

Tips Tambahan Saat Menggunakan Pembersih Cat Tembok di Lantai

Beberapa tips penggunaan pembersih cat tembok di lantai yang bisa Anda terapkan antara lain:

  1. Khusus pembersih cat bahan kimia yang agak kuat, sebaiknya uji coba dahulu di area terkecil seperti di sudut ruangan.
  2. Guna memastikan pembersihan catnya aman dan efektif, pastikan Anda menyiapkan peralatan berikut ini sebelum membersihkan cat:
    • Sikat gigi bekas untuk area sempit dan pinggiran keramik
    • Sikat lantai berbulu keras untuk noda membandel
    • Kain mikrofiber untuk tahap akhir pembersihan
    • Sarung tangan karet supaya tangan tetap terlindungi dari bahan kimia
    • Masker jika Anda menggunakan bahan kimia yang baunya menyengat
  3. Bersihkan noda sesegera mungkin setelah catnya jatuh ke lantai, karena semakin lama cat dibiarkan mengering, semakin sulit pula noda cat dibersihkan.
  4. Jangan mencampur bahan kimia sembarangan selain yang disarankan sebelumnya, karena bisa menimbulkan bau menyengat luar biasa dan ada risiko iritasi pernapasan.
  5. Bilas hingga bersih setelah menggunakan bahan pembersih agar tak menimbulkan sisa minyak atau bahan kimia.

Lantai keramik bersih setelah memakai Daykit sebagai pembersih cat tembok yang efektif dan aman

Lihat Detail Produk

Pertanyaan Umum Seputar Pembersih Cat Tembok di Lantai

Apakah thinner bisa menghilangkan cat di lantai keramik?
Ya, thinner sangat efektif untuk menghilangkan cat, terutama cat berbasis minyak. Namun, baunya menyengat dan bisa berbahaya jika tidak digunakan dengan ventilasi yang baik.

Bagaimana cara membersihkan lapisan cat di keramik?
Mulai dari menggunakan bahan yang ringan seperti baking soda atau cuka putih. Sedangkan jika nodanya membandel bisa pakai produk pembersih chat khusus dari Daykit atau menggunakan bahan kimia kuat lain seperti Thinner atau Aseton.

Melunturkan cat menggunakan apa yang paling aman?
Untuk keamanan, cuka putih, baking soda, atau pembersih cat khusus dari Daykit adalah pilihan paling aman.

Apa nama cairan untuk menghilangkan cat?
Ada banyak, tapi beberapa yang paling dikenal antara lain thinner, aseton, turpentin, MEK (methyl ethyl ketone), dan produk siap pakai yang paling aman seperti Daykit Pembersih Semen dan Cat.